Pelajar Cicalengka Tolak Ceban Pertama

0
2367

SUAKATA.COM, CICALENGKA – Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung menggelar aksi damai menolak minuman keras, Selasa (17/4/2017). Aksi ini menyusul puluhan orang meninggal dan puluhan lainnya mengalami kondisi kritis akibat minuman keras oplosan beberapa waktu lalu di Cicalengka.

Lebih dari 200 orang melakukan longmarch dari sekolah masing-masing menuju halaman kantor Kecamatan Cicalengka. Mereka membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap peredaran minuman keras di Cicalengka dan di daerah lain pada umumnya.

“Kami dukung Polisi, kami dukung militer (TNI), untuk memberantas peredaran miras. Selamatkan generasi kami, Pak,” ujar orator di hadapan massa aksi.

Masing-masing perwakilan sekolah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan mereka tentang minuman keras dan peristiwa luar biasa oleh minuman tersebut di Cicalengka.

Tercatat 41 orang meninggal dan 63 orang mengalami kondisi kritis akibat mengonsumsi minuman itu. “DI Cicalengka ini, sudah saatnya kita menolak ceban pertama,” ujar Orator lainnya.

Ceban adalah sebutan untuk uang Rp 10 ribu. Dengan uang sebesar itu, kaum muda di Cicalengka bisa mendapatkan miras gingseng dalam kemasan botol air mineral.

Selain dihadiri oleh ratusan pelajar, anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cicalengka juga tampak hadir dalam aksi yang diinisasi oleh Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Bandung. (red)