DIA DI NERAKA!

0
134

Dalam suatu hadis diriwayatkan bahwa pada bulan Ramadhan ada seorang wanita sedang mencaci maki pembantunya. Dan Rasulullah SAW mendengarnya, Kemudian beliau meminta seseorang untuk membawa makanan dan memanggil perempuan itu. Lalu Rasulullah SAW berkata, “Makanlah makanan ini.”

“Saya sedang berpuasa ya Rasulullah.” Jawab perempuan itu. Kemudian Yang mulia Rasul berkata

“Bagaimana mungkin kamu berpuasa sedangkan kamu mencaci-maki pembantumu. Sesungguhnya puasa adalah sebagai penghalang bagi kamu untuk tidak berbuat hal-hal yang tercela. Betapa sedikitnya orang yang berpuasa dan betapa banyaknya orang yang kelaparan.”

Dari kisah ini Rasul menunjukkan kepada kita bahwa semua orang bisa saja melakukan ibadah puasa, dia sanggup mematuhi seluruh ketentuannya secara benar, tetapi tidak mampu menjalankan ibadah sosial kepada sesamanya.

Islam menekankan akhlak, karena itulah Rasulullah SAW menjalankan misinya tidak hanya untuk dzikir dan doa. Seluruh ajaran Islam diarahkan untuk menyempurnakan akhlak termasuk ibadah puasa, bangun tengah malam, dan shalat.

Suatu  Ketika seorang sahabat bertanya  kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, ada orang yang berpuasa di siang hari dan bangun di malam hari untuk melakukan qiyamul lail, tetapi dia menyakiti tetangganya dengan lidahnya.” Maka Rasulullah SAW menjawab, “Dia di neraka.”

Penulis                    : Redaksi Suakata

Editor                      : Redaksi Suakata